Pengobatan bekam sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno sperti yang tertulis di prasasti Burdi. Metode bekam juga terkenal dan populer dikalangan bangsa Arab pada masa jahiliyah dulu. Rasululullah mengakui metode pengobatan ini serta mempraktikan dan menganjurkan pengobatan ini seperti tertuang dalam banyak hadits.
Rasulullah diutus tidak hanya mengajarkan sesuatu yang baru saja, namun juga menyempurnakan beberapa hal yang masih buruk atau kurang sempurna. Dalam metode bekam Rasululullah mengajarkan waktu yang terbaik, titik bekam yang utama, metode yang terbaik, dan beberapa hal yang bersifat umum dalam pengobatan.
Tampilkan postingan dengan label Pengertian Bekam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengertian Bekam. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 23 Agustus 2008
Rabu, 20 Agustus 2008
Dalil Keutamaan Bekam
Banyak hadits shoheh yang meriwayatkan tentang keutamaan dan perintah untuk melakukan bekam. Rasulullah ketika sakit, Alloh membimbing beliau untuk menjalani pengobatan paling baik yaitu bekam.
Beberapa hadits tentang bekam yaitu, Rasulullah Saw bersabda:
"Sebaik-baik pengobatan yang kalian gunakan adalah bekam." (Musnad Imam Ahmad, dishohihkan oleh Al-Albani)
"Jika ada kebaikan dalam pengobatan yang kalian gunakan, maka itu terdapat dalam bekam." (Shohih Sunan Abi Dawud)
"Pengobatan paling utama yang kalian gunakan adalah bekam." (Muttafaqun 'alaih)
"Sesungguhnya pengobatan paling ideal yang kalian gunakan adalah bekam" (Muttafaqun 'alaih)
"Pada malam aku diisro'kan, aku tidak berlalu di hadapan sekelompok malaikat, kecuali mereka itu mengatakan, 'Wahai Muhammad, perintahkan umatmu supaya berbekam!'" (Shohih Sunan Ibnu Majah)
Beberapa hadits tentang bekam yaitu, Rasulullah Saw bersabda:
"Sebaik-baik pengobatan yang kalian gunakan adalah bekam." (Musnad Imam Ahmad, dishohihkan oleh Al-Albani)
"Jika ada kebaikan dalam pengobatan yang kalian gunakan, maka itu terdapat dalam bekam." (Shohih Sunan Abi Dawud)
"Pengobatan paling utama yang kalian gunakan adalah bekam." (Muttafaqun 'alaih)
"Sesungguhnya pengobatan paling ideal yang kalian gunakan adalah bekam" (Muttafaqun 'alaih)
"Pada malam aku diisro'kan, aku tidak berlalu di hadapan sekelompok malaikat, kecuali mereka itu mengatakan, 'Wahai Muhammad, perintahkan umatmu supaya berbekam!'" (Shohih Sunan Ibnu Majah)
Pengertian Bekam atau Hijamah
Hijamah atau sering dikenal sebagai bekam, adalah metode pengobatan Nabawi dengan cara mengeluarkan darah yang mengandung toxin atau sering disebut sebagai darah kotor. Darah tersebut merupakan darah yang tidak bermanfaat di dalam tubuh. Mengeluarkan darah tersebut menggunakan alat-alat hijamah, dimana masing-masing penghijam (orang yang melakukan terapi bekam) menggunakan alat yang berbeda-beda. Hijamah secara bahasa dapat diartikan juga sebagai menghisap. Alat bekam berfungsi sebagai penghisap dan pengumpul darah.
Terapi hijamah atau bekam, dahulu orang di Indonesia sering melakukannya dengan menggunakan gelas yang di dalamnya terdapat uang logam yang diberi api. Selain itu, kita ketahui juga ada yang menggunakan tanduk kerbau. Kedua terapi tersebut lebih dikenal sebagai terapi kop atau cantuk. Metode yang sering diterapkan oleh orang awam biasanya tidak dengan cara mengeluarkan darah. Karena hal ini perlu keahlian khusus. Sehingga yang berani melakukan, biasanya sudah dikenal sebagai ahli kop atau cantuk, bukan orang awam biasa.
Dikalangan penghijam, jenis hijamah sering dibagi dua yaitu bekam kering dan bekam basah. Bekam kering yaitu metode mengumpulkan aliran darah di bagian tertentu mengguanakan alat bekam dengan berbagai macam cara tanpa harus mengeluarkan darah. Sedangkan bekam basah adalah metode bekam kering yang dilanjutkan dengan pengeluaran darah. Metode bekam basah inilah yang sesuai dengan pengobatan yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Terapi hijamah atau bekam, dahulu orang di Indonesia sering melakukannya dengan menggunakan gelas yang di dalamnya terdapat uang logam yang diberi api. Selain itu, kita ketahui juga ada yang menggunakan tanduk kerbau. Kedua terapi tersebut lebih dikenal sebagai terapi kop atau cantuk. Metode yang sering diterapkan oleh orang awam biasanya tidak dengan cara mengeluarkan darah. Karena hal ini perlu keahlian khusus. Sehingga yang berani melakukan, biasanya sudah dikenal sebagai ahli kop atau cantuk, bukan orang awam biasa.
Dikalangan penghijam, jenis hijamah sering dibagi dua yaitu bekam kering dan bekam basah. Bekam kering yaitu metode mengumpulkan aliran darah di bagian tertentu mengguanakan alat bekam dengan berbagai macam cara tanpa harus mengeluarkan darah. Sedangkan bekam basah adalah metode bekam kering yang dilanjutkan dengan pengeluaran darah. Metode bekam basah inilah yang sesuai dengan pengobatan yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Langganan:
Postingan (Atom)
